15 October 2017

puisi t alias taib

sebentar tadi kaudengar sahabat-sahabatmu
membaca puisi mentah yang mengkhayalkan
sebentar lagi akan kubaca puisi-puisiku
akan kubaca rangkap pedih dalam hidupku
akan kutancap hatimu dengan sebilah pisau
tersimpan dalam kata-kata tajam berkilau
dia pun membaca puisinya penonton terpegun
melihat kertas di tangannya berlumuran darah
(Baca Puisi, 2)

Terima Kasih

No comments:

Post a Comment

Ana Maryam Copyright © 2015. Design by MaiGraphicDesign